Koneksi
Antar Materi Modul 3.1
Pengambilan
Keputusan Berbasis Nilai- Nilai Kebajikan
Assalamu’alaikum
warrahmatullahi wabarrakaatuh.
Perkenalkan
nama saya Septi Diah Atiningtyas, S.Pd., guru di SMKS Pelita Jatibarang
Kabupaten Indramayu. Saya adalah Calon Guru penggerak Angkatan 11. Pada
kesempatan ini saya ingin berbagi informasi tentang Pengambilan Keputusan
berbasis nilai-nilai kebajikan sebagai seorang pemimpin. Namun sebelum
menguraikan materi pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran mari
kita renungkan kalimat bijak berikut ini.
“ Mengajarkan anak menghitung itu
baik, namun mengajarkan mereka apa yang berharga/utama adalah yang terbaik
” (Bob Talbert)
Kutipan
tersebut menggambarkan perbedaan antara mengajarkan keterampilan teknis, seperti
menghitung, dengan mengajarkan nilai-nilai moral dan kebajikan yang mendasari
keputusan. Dalam konteks kepemimpinan, keterampilan teknis penting, tetapi
kemampuan untuk membuat keputusan yang benar berdasarkan nilai kebajikan adalah
inti dari kepemimpinan yang efektif.
Seorang
pendidik harus mampu menjadi telaadan utama bagi murid-muridnya, dengan
keteladanan perkataan maupun tindakan semua tercermin dalam
kesehariannya. Menjadi pendidik berarti kita siap menjadi role model semua
nilai kebajikan bagi peserta didik dan seluruh warga sekolah bahkan di
lingkungan kita tinggal.