Wednesday, 5 February 2014

Air, Udara, dan Satu Hal Lain



Kalian tahu kalau sekarang sedang musim apa? Betul sekali, musim banjir... 
Banjir gak cuma di Jakarta, bahkan di Indramayu pun banjir melanda puluhan kecamatan.
Miris melihat keadaan korban banjir yang sampai mengemis di jalan Pantura. 

Beruntung sekali aku tidak merasakan banjir sampai masuk ke dalam rumah. Rumahku aman terkendali. 

Tapi..., aku tidak akan menulis tentang banjir dan saran-saran klise yang mengatakan jangan buang sampah sembarangan, kali ini aku ingin menulis tentang air, udara, dan satu hal lainnya. 

Kalian bisa baca tulisanku tentang air disini.

Friday, 27 December 2013

AMAZINGNYA AGRO WISATA KEBUN TEH KALIGUA BREBES



View from the top

Sudah lamaa sekali aku tidak memposting apapun di blog ini. Sibuk dengan online shop yang semakn berkembang, sibuk dengan segala kesenangan yang sengaja aku ciptakan untuk menghilangkan segala hal mble’e yang terjadi, dan sibuk dengan diriku sendiri, sehingga keinginan untuk menulis hilang, gone! #curcol_dikit

Tapi kemarin tanggal 26 Desember 2013, ada sesuatu yang menggerakkan hatiku untuk menulis lagi. Sesuatu itu harus aku tulis dan harus aku bagi dengan kalian semua pembaca blog ku yang sampai saat ini jumlahnya terus naik. Ceritaku aku mulai ya...

Liburan semester tahun ini, seperti biasanya, aku selalu merencanakan untuk mengunjungi suatu tempat wisata karena menurutku liburan dan jalan-jalan itu sangat penting. 

Kali ini aku dan keluargaku mengunjungi sebuah tempat yang dari dulu sangat ingin aku datangi tapi selalu gagal karena banyak hal yang membuatku ragu untuk mendatanginya. Tempat itu adalah Agro Wisata Kebun Teh Kaligua yang terletak di desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes Jawa Tengah. 

Saturday, 16 March 2013

Asyiknya Membatik di Trusmi Cirebon

Mengunjungi Cirebon pasti tidak lepas dari wisata belanjanya.
Cirebon memang banyak sekali menawarkan kemudahan berbelanja.
Termasuk berbelanja batik.

Di salah satu sudut kabupaten Cirebon tepatnya di daerah Trusmi Plered terdapat sentra wisata batik. Dimana di sepanjang jalan dari arah pasar Plered ke utara, Anda akan disuguhi pemandangan yang membuat nafsu belanja Anda meluap-luap.

Bagaimana tidak, deretan butik dengan segala pesonanya memajang aneka model dan motif batik. 

Tapi, jangan hanya penuhi hasrat belanja Anda saja, cobalah meluangkan waktu sedikit untuk belajar bagaimana caranya membatik. 

Anda bisa datang ke Sanggar Batik Katura yang terletak di jalan Buyut Trusmi no. 54 Trusmi Kulon Plered Cirebon.

Disana Anda akan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dimana kita bisa belajar membatik langsung dari maestro batik bapak Katura AR, beliau adalah pelestari batik Trusmi Cirebon yang sampai sekarang masih total mengabdikan dirinya bagi pelestarian batik. 

Tuesday, 5 March 2013

Hujan

Apa arti hujan untukmu?

Banyak aku temukan berbagai tulisan tentang hujan. Tulisan ilmiah, tulisan fiksi, tulisan filosofis, tulisan puitis, dan lain sebagainya.

Hujan, dimana kehadirannya kunantikan saat ini. Menambah getirnya rasa, menambah luruhan kepingan hati.

Hujan, bukan udara panas yang terasa, hanya sejuk. Bahkan aku merindukan dingin melanda, dimana aku bisa bersembunyi di balik selimut tebal.

Bersembunyi dari dunia yang penuh ketidak pastian. Dunia yang tidak bisa berkompromi denganku. 

Haruskah aku mengumandangkan mantera? Menarikan tarian pemanggil hujan? 

Dua-duanya tidak bisa kulakukan. Aku tak punya kemampuan itu. Aku hanya manusia seperti manusia kebanyakan. 

Sunday, 2 December 2012

Sebuah Foto

Hampir tiga tahun yang lalu aku bersama Tia adikku dan Bapakku pergi ke Rita Supermall Tegal untuk sekedar menghabiskan waktu dengan jalan-jalan. 

Waktu itu aku kebetulan sedang diberi rejeki lebih jadi bisa memenuhi nafsuku untuk membeli bermacam-macam barang yang aku inginkan.

Saati itu aku membeli jam tangan, gelang-gelangan gak penting, dan sebuah dompet. 

Dompet hitam yang memiliki banyak sisi untuk menyimpan nota, kartu nama, kartu-kartu yang dipasang buat gaya-gayaan, uang kertas dan uang receh pun ada tempatnya. 

Harganya sama sekali tidak mahal tapi masih awet sampai sekarang. Aku hanya perlu mengeluarkan uang 40 ribu untuk mendapatkannya.

Dalam satu sisi dompet tersebut, ada tempat yang terbuat dari plastic transparan yang sedianya ditujukan untuk menyimpan gambar. 

Aku masih ingat sebelum aku mempunyai dompet hitam ini, dompet lamaku berwarna kuning merek Teddy, merek dompet yang banyak sekali diburu oleh anak-anak ABG. 

Karena aku membelinya saat masih menjadi ABG, tepatnya sewaktu aku masih SMA, sekali lagi masih SMA! Buset dah, dompet itu sudah lebih tua umurnya daripada nenekku.

Aku memang jarang sekali gonta ganti dompet.

Kalian tahu kan kegunaan dari plastic transparan itu untuk apa? Kalian pasti menggunakannya untuk menyimpan foto. Dan foto yang kalian simpan di dompet itu pasti foto yang mempunyai arti tersendiri.

Monday, 26 November 2012

Spongebob dan Kewirausahaan :)

Siapa sih yang tidak kenal dengan Spongebob? Tokoh kartun kuning dengan celana kotak yang sangat baiiiiik hati itu?
Agaknya dari anak-anak sampai orang dewasa pun mengenalnya.
Kalau di TV Indonesia, serial kartun Spongebob Squarepants biasa ditayangkan di Global TV pada pagi hari.
Tawa khasnya, keluguannya, dedikasinya, dan perhatiannya kepada orang-orang disekitarnya patut dijadikan contoh.
Tapi bukan sifat Spongebob saja yang akan aku ulas kali ini, tapi keseluruhan dari serial kartun tersebut.

Pada saat saya mengajar, pernah saya menanyakan kepada murud-muridku, ‘acara tv apa yang suka kalian lihat?’.

 Murid-muridku menjawab dengan sedikit mengejek, “Spongebob bu!”

Ahhh…. Makanan empuk nih, pikirku.

Dipikir Spongebob tidak punya arti dalam dunia Kewirausahaan apa? (waktu itu aku sedang mengajar mapel Kewirausahaan)

Kemudian  aku tanyakan pada mereka, apa saja nilai positif yang bisa kita ambil dan erat kaitannya dalam dunia usaha?

Mereka malah ketawa. Apa-apaan ini?!

Akhirnya aku ceritakan nilai positif apa saja yang ada dalam serial kartun itu. (aku bisa bercerita dengan mudahnya karena aku termasuk penggemar Spongebob :p)

Friday, 16 November 2012

Escape from the Comfort Zone?

Di luar ada layar tancap, disini aku duduk termenung di depan laptop. Keramaian di luar tak mampu menarikku untuk keluar rumah, bertemu dengan tetangga-tetanggaku.

Aku tak pandai bersosialisasi. Bagaimana sih caranya agar mudah bergaul?

Aku kadang tidak habis pikir dengan orang yang baru kukenal kemudian dengan entengnya dia bercerita macam-macam padaku. Wih…. Jago sekali dia.

Darimana dia mendapatkan ide untuk bercerita? Aku selalu terbelenggu dengan cemasnya perasaanku saat harus membuka pembicaraan dengan orang baru, aku takut ceritaku garing, tidak menarik. Aku memang perfeksionis, parah!

Selama tinggal sendiri di Indramayu ini, aku tidak tahu nama-nama dari tetanggaku. Aku tinggal di perumahan yang notabene kehidupannya sangat individualis. Paling hanya tetangga kanan kiri yang aku ketahui namanya. Selang satu rumah saja aku tidak kenal. Parah!

Cinta = Pernikahan?

Pernahkah kalian merasakan otak, hati, dan tindakan kalian saling bertolak belakang? Sehingga apapun yang kau lakukan selalu berujung pada ketidak beresan? Semoga tidak. Karena sangat menyiksa.

Otak menjadi tumpul, hati menjadi keras, dan tindakan menjadi asal-asalan.

Ketiga hal itu bermuara pada sebuah alasan. Cinta.

Mengapa cinta begitu rumit?

Cinta yang datang dengan segala pesonanya, seringkali meninggalkan sayatan berbekas. Tak mudah hanya dengan Betadin atau obat merah untuk menyembuhkannya. 

Cinta, dimana banyak orang memujanya, menempatkannya dalam urutan tertinggi dalam prioritas hidupnya. Cinta dimana banyak air mata tercurah karenanya…

Cinta yang orang rasakan selalu berbeda. 

Dan tiap jiwa mempunyai kemampuan sendiri untuk menelaah keberadaan cinta.

Dalam usia yang menginjak matang, apakah keberadaan cinta tetap menjadi prioritas?
Prioritas untuk memilih pasangan hidup?

Apakah hanya karena cinta dua orang bisa saling mengikat diri dalam pernikahan?
Jawabannya adalah TIDAK.

Thursday, 19 July 2012

Again and Again

Episode itu berlanjut lagi, seperti sinetron dengan judul dan pemain yang berbeda tapi tetap dengan cerita yang sama. Inti cerita yang sama seakan tak pernah bosan aku temui. 

Apakah aku yang memilih untuk itu? Tidak. Sama sekali tidak.

Aku bosan.

Tapi sepertinya Tuhan belum mengijinkan aku melewati cerita yang lain, cerita yang berakhir dengan senyum bahkan tawa. 

Lagu ini, biarlah selalu memenuhi telingaku, menyayatku dalam-dalam. Ingin kunikmati rasa ini, rasa sakit ini sebentar.

Sunday, 17 June 2012

Kunjungan Industri SMK Pelita Jatibarang

Kenapa aku suka sekali dengan lagu Stigmatized dari The Calling ya? Meraung-raung… Yeah stigmatized… Liriknya juga dalem… Uhh… :p

Sharing dikit ah, kemarin waktu hari Kamis dan Sabtu tanggal 3 dan 5 Mei, sekolah tempatku mengajar yaitu SMK Pelita Jatibarang mengadakan acara kunjungan industri ke Radar Cirebon Televisi (RCTV) dan Sanggar Batik Katura. 

Acara itu sudah diadakan kali ketiga ini, dan penggagasnya adalah saya! Hehe… secara aku adalah guru mapel Kewirausahaan, jadi sudah seharusnya aku mengadakan acara semacam ini.

Kenapa aku memilih RCTV untuk dikunjungi adalah karena di SMK ku ada jurusan Multimedia yang sangat dekat hubungannya dengan dunia pertelevisian.

Dan alasan kenapa aku memilih Sanggar Batik Katura untuk dikunjungi adalah karena aku ingin menanamkan cinta budaya Indonesia yaitu dengan mengenal batik lebih dalam. Sekaligus menggali kreativitas murid-muridku untuk menemukan peluang bisnis dari dunia batik itu sendiri.