Pernahkah kalian merasakan otak, hati, dan tindakan kalian saling
bertolak belakang? Sehingga apapun yang kau lakukan selalu berujung pada
ketidak beresan? Semoga tidak. Karena sangat menyiksa.
Otak menjadi tumpul, hati menjadi keras, dan tindakan
menjadi asal-asalan.
Ketiga hal itu bermuara pada sebuah alasan. Cinta.
Mengapa cinta begitu rumit?
Cinta yang datang dengan segala pesonanya, seringkali
meninggalkan sayatan berbekas. Tak mudah hanya dengan Betadin atau obat merah untuk
menyembuhkannya.
Cinta, dimana banyak orang memujanya, menempatkannya dalam
urutan tertinggi dalam prioritas hidupnya. Cinta dimana banyak air mata
tercurah karenanya…
Cinta yang orang rasakan selalu berbeda.
Dan tiap jiwa mempunyai kemampuan sendiri untuk menelaah
keberadaan cinta.
Dalam usia yang menginjak matang, apakah keberadaan cinta tetap
menjadi prioritas?
Prioritas untuk memilih pasangan hidup?
Apakah hanya karena cinta dua orang bisa saling mengikat
diri dalam pernikahan?
Jawabannya adalah TIDAK.